Ibu Bisa Bertemu dengan Anak yang Sudah Tiada dengan VR

teknologi vr reuni

Jika Anda pernah menonton film dokumenter dari Korea Selatan yang berjudul “I Met You” pastinya akan teringat bagaimana dengan teknologi bernama Realitas Virtual (VR) bisa “menghidupkan” orang yang sudah meninggal.

Wow!!

Bagi Anda yang mengenal VR tentunya sudah banyak tahu tentang bagaiaman teknologi di dalamnya bisa bekerja dengan beragam cara yang membuat decak kagum. Namun ternyata seiring perkembangannya menjadi luar biasa.

Sebuah jaringan radio dan televisi dari Korea Selatan, yang bernama Munhwa Broadcasting Corporation telah mengeluarkan sebuah film pendek dokumenter yang berjudul I Met You.

Pada film tersebut ditunjukkan kalau perusahaan memanfaatkan Virtual Rality dengan teknologi umpan balik yang bisa mempertemukan Jang Ji0-sung dengan Nayeon, putrinya yang meninggal sejak tahun 2016 lalu di usia 7 tahun.

Dalam tayangan tersebut ditampakkan sebuah interaksi sederhana dengan pengalaman sendiri yang cukup singkat namun memberikan efek emosional yang dalam bagi sang ibu. Reuni virtual tersebut membuat sang ibu bisa bertemu dengan anaknya.

Video yang berdurasi sekitar 10 menit tersebut mempertontonkan ketika Jang Ji-sung berada di studio berlayar hijau besar dengan memakai headset HTC Vive Pro serta sebuah peralatan yang berupa sarung tangan haptic dengan teknologi Vive Trackers.

Namun begitu, dalam pandangan Virtual Reality yang dilihat sang ibu ternyata muncul Nayeon dalam tampilan 3D yang sudah didesain secara cermat oleh para insinyur teknologi VR.

Sesaat setelah model digital muncul, Jang tak pelak menangis haru karena dia merasa bisa merangkul anaknya yang sudah tiada tersebut. Terus terang, adegan ini adalah yang sangat membuat hati siapapun tersentuh menyaksikannya, karena Nayeon tampak begitu realistis dan detail.

Seperti dilansir dari Aju Business Daily, mengatakan bahwa para tim insinyur telah bekerja keras dalam kurun waktu  bulan supaya bisa mengahdirkan citra Nayeon yang riil berikut suaranya di dalam tekonologi Virtual Reality.

Bahkan mereka mengaplikasikan sebuah model anak yang bisa menangkap gerak dengan gerakan yang realistis lewat sensor penangkapan gerak.

“ Mungkin itu adalah surga yang nyata,” ujar Jang Ji-sung dilansir dari Aju Business Daily. Dia kaakan bertemu langsung dengan Nayeon yang dengan senyumnya mulai memanggil Jang Ji-sung. Baginya momen tersebut adalah waktu yang paling bahagia.

Dia pun bisa mengulurkan tangan dan bergandengan dengan putrinya tersebut, hingga pada titik waktu tertentu reuni VR diubah secara program menjadi pesta ulang tahun masih dalam konsep Realitas Virtual.

Perayaan yang dilengkapi dengan dekorasi kue, balon sampai beragam perhiasan warna warni sehingga semarak.

Kedua ibu dan anak tersebut lalu saling berhadapan duduk di meja warna putih sembari makan sup rumput laut sebelum menyalakan lilin yang ada di atas kue.

Uniknya, Nayeon mengatakan kepada sang ibu untuk tidak menangis, bayangkan saja itu adalah hal yang sangat mustahil baginya saat itu.

Walaupun teknologi dalam pertemuan virtual tersebut masih dalam proyek masa pertumbuhan namun bisa kita lihat bersama bahwa teknologi jaman sekarang sudah sampai sejauh itu.

Jika dimanfaatkan oleh tim yang tepat dengan tujuan teretentu yang diinginkan seperti proses reuni ibu dan anak tersebut, dengan memanfaatkan pelbagai perangkat keras dan lunak yang dibalut dalam Realitas Virtual menjadikan impian seorang ibu untuk bertemu putrinya yang sudah tiada bisa terwujud.

Saya pikir ini adalah sebuah terobosan teknologi yang sangat luar biasa, dan kita tunggu kelanjutannya bakal seperti apa perkembangan teknologi Virtual Reality saya yakin bakal lebih pesat lagi, terlebih ketika sudah makin banyak orang paham menggunakan VR.

0 comments… add one